Dosen Agroteknologi USK Pimpin PERHORTI Komda Aceh Periode 2022-2025

Perhorti logoBanda Aceh--Provinsi Aceh sebagai salah satu daerah yang memiliki beragam potensi hortikultura resmi membentuk wadah yang dikenal dengan PERHORTI Komda Aceh. Organisasi profesi ini diketuai Dr. Rita Hayati, S.P., M.Si. Pengukuhan dilakukan oleh ketua PERHORTI Pusat Prof. Dr. Ir. Slamet Susanto, M.Sc pada 26 Februari 2022 melalui media daring Zoom Meeting. 

     PERHORTI memberikan kepercayaan kepada Dr. Rita Hayati, S.P., M.Si. untuk memimpin Komda Aceh periode 2022-2025. Adapun PERHORTI adalah akronim dari Perhimpunan Hortikultura Indonesia. PERHORTI merupakan sebuah wadah silaturahmi para insan hortikultura Indonesia yang terdiri dari akademisi/dosen, praktisi maupun instansi terkait yang saling terhubung dan terkoordinasi satu sama lain dalam memajukan dunia hortikultura nasional.

     Dalam sambutannya, ketua PERHORTI Komda Aceh menyampaikan sejarah menunjukkan bahwa sektor pertanian di Indonesia telah memegang peranan penting dalam pembangunan ekonomi secara keseluruhan. “Perubahan lingkungan stratregis seperti globalisasi ekonomi, otonomi daerah, dan tuntutan masyarakat dunia akan produk hortikultura yang aman konsumsi serta kelestarian lingkungan menuntut adanya perubahan kebijakan pengembangan agribisnis yang berdaya saing”, pungkasnya.

Perhorti web 1

     Ketua PERHORTI Komda Aceh mengemukakan bahwa jika ditinjau dari aspek permintaan, prospek permintaan domestik terus meningkat baik dalam bentuk konsumsi segar maupun olahan, sebagai akibat dari peningkatan jumlah penduduk dan peningkatan pendapatan masyarakat, serta berkembangnya pusat kota, industri dan pariwisata. Sementara itu, ditinjau dari aspek produksi, potensi pengembangan komoditas hortikultura masih terus dapat ditingkatkan baik dari aspek intensifikasi lahan maupun teknologi budidaya, pasca panen, maupun diversifikasi pengolahannya. Oleh karena itu diharapkan PERHORTI Aceh ini dapat mengambil peran dalam sektor-sektor pertanian, sehingga diharapkan dengan adanya PERHORTI ini bisa menjadi kontribusi dalam pemecahan masalah-masalah hortikultura di Aceh secara khusus dan di Indonesia secara umum, ungkap lulusan doktoral Universitas Kebangsaan Malaysia tersebut. “Saat ini  di Aceh terdapat 6497 kampung sehingga bisa menjadi peluang terbentuknya 1000 kampung Hortikultura dimana sesuai dengan program Kementerian Pertanian, yang tujuan akhirnya adalah berujung pada kesejahteraan petani kita”, tutupnya.

     Rangkaian acara tersebut terdiri dari acara pengukuhan Perhimpunan Hortikultura Indonesia Komisariat Daerah (Komda) Aceh, Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DIY Yogyakarta. Adapun susunan kepengurusan Perhorti Komda Aceh periode 2022-2025 terdiri dari para akademisi Fakultas Pertanian dari berbagai kampus yang tersebar di Provinsi Aceh seperti Univ. Syiah Kuala, Univ. Malikussaleh, Univ. Teuku Umar, Univ. Samudera, Univ. Al Muslim, Univ. Abulyatama, dan Univ. Gajah Putih. Selain itu pengurus Perhorti Komda Aceh juga dilengkapi unsur instansi Pemda Aceh, pelaku usaha hortikultura, media massa, Praktisi Pertanian, Perusahaan BUMN dan swasta serta sektor lainnya. Adapun informasi lengkapnya dapat dilihat pada link (Lampiran SK).

Perhorti web 2

Gambar 2. Pengurus Perhorti Komda Aceh Periode 2022-2025

     Dalam kesempatan lain, Dr. Ir. Syamsuddin, M.Si selaku Ketua Jurusan Agroteknologi FP USK turut memberikan tanggapan atas kegiatan ini. “Selamat atas terbentuknya kepengurusan PERHORTI Komda Aceh. Semoga dapat berperan dalam khasanah IPTEK Hortikultura baik lokal, nasional maupun internasional serta berperan juga dalam pengembangan komoditas Hortikultura tanah air”, tutup ketua divisi Frutikultura PERHORTI komda Aceh tersebut.

Info FP Unsyiah

09 December 2022

Fan Page Agroteknologi